Tampilkan postingan dengan label orgasme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orgasme. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Agustus 2011

Ciri Orgasme Pada Wanita

Ada beberapa ciri pada saat wanita mengalami orgasme. Hal ini penting untuk diketahui oleh setiap suami, supaya  tahu apakah istri anda benar-benar terangsang dan mencapai puncak kenikmatan atau berpura-pura sebagai cara untuk memuaskan anda.
Kadang saat wanita benar-benar telah terangsang untuk mencapai orgasme. Pria tidak berhenti dan tidak memberikan kesempatan wanita untuk menikmatiknya. Nah jika anda tidak ingin menjadi pria yang jahat seperti itu, nah berikut ciri-cirinya :
Cara mengetahuinya adalah mempunyai ciri fisik seperti kejang-kejang pada otot tungkai setiap 0,7 detik yang dirasakan oleh pasangan. Orgasme juga membuat kejang pada otot vagina wanita. Hal ini menyebabkan seakan penis dicengkram oleh vagina. Ditambah rahim akan terdorong ke atas sehingga menyebabkan penis seperti terhisap.
Beberapa ciri tambahan pada orgasme wanita adalah terjadinya flushing. Yaitu kemerahan pada payudara atau muka. Nafas dan denyut jantung juga menjadi lebih cepat? Plus jika si wanita terangsang hebat maka dia akan membelai anda.
Yang terakhir biasanya mengganggu pria. Padahal saat pria dibelai itulah puncak kenikmatan yang dirasakan oleh wanita.
Tahukah anda wanita yang sering mengalami orgasme dalam kehidupan seksualnya. Akan memiliki ciri awet muda. Sedangkan yang tidak pernah terangsang dan mencapai puncak kenikmatan akan sensitif dan mudah marah.
Baca Selengkapnya...

Rahasia Wanita Mudah Orgasme


WANITA yang pandai mengendalikan emosi, disinyalir memiliki kehidupan seksual yang lebih baik.

Seperti dilansir The Sun, Kamis (19/11/2009), hasil temuan tersebut diperoleh dari penelitian yang melibatkan 2000 wanita kembar. Penelitian menggunakan metode survei seputar kehidupan seksualitas masing-masing partisipan.

Penelitian menampakkan hasil bahwa wanita yang pandai mengendalikan emosi memiliki kehidupan seks yang sangat baik. Selain itu, bagaimana cara wanita mengendalikan sikap serta emosi berefek pada kehidupan seksualnya.

Wanita dengan tingkat emotional intelligence (EI) tinggi lebih mudah mencapai orgasme. Mengapa demikian?

"Setiap orang lahir dengan tingkat emotional intelligence yang tinggi. Namun, ini dapat berubah ketika seseorang harus menghadapi berbagai macam persoalan hidup," ujar psikolog Jo Maddocks.

Sementara Susan Quilliam, Sexpert menambahkan, dengan belajar mengendalikan emosi, aksi ranjang bisa berpengaruh positif.
Baca Selengkapnya...

Selasa, 09 Agustus 2011

Cara Menebak Perempuan Yang Gampang Orgasme


Tak sulit untuk menebak seberapa mudah perempuan bisa mengalami orgasme saat berhubungan seks, cukup dengan meraba jari tangannya. Perempuan yang memiliki ujung jari lebih sensitif mudah mengalami orgasme, sebaliknya yang jarinya kebal cenderung sulit mencapai klimaks.

Sensitivitas ujung jari ditandai dengan respons yang cepat terhadap rangsangan sekecil apapun. Misalnya saat bagian tersebut menyentuh permukaan yang panas atau tajam, maka dalam sepersekian detik sebelum terjadi luka tangan akan langsung memberikan refleks.

Menurut sebuah penelitian terbaru di University of West Scotland, kecepatan tangan dalam memberikan reaksi juga mencerminkan sensitivitas daerah kewanitaan. Semakin cepat ujung jari merespons setiap rangsangan, semakin sensitif organ genital seorang perempuan.

Penelitian tersebut melibatkan 70 mahasiswi di Prancis dan Kanada, dengan usia rata-rata 18-30 tahun. Setelah diukur sensitivitas ujung jarinya, para partisipan diminta menjawab sejumlah pertanyaan seputar pengalaman orgasme sejak pertama kali merasakannya.

Dalam sebulan terakhir, partisipan yang tercatat paling sering mencapai orgasme rupanya punya kecenderungan memiliki ujung jari yang lebih sensitif. Demikian juga sebaliknya, makin rendah tingkat sensitivitas jari maka makin sedikit orgasme yang dialami dalam sebulan terakhir.

Namun jenis orgasme yang berhubungan dengan sensitivitas ujung jari hanya terbatas pada orgasme vaginal, yakni orgasme yang terjadi melalui intercourse (melibatkan penis). Jenis orgasme lain seperti orgasme cunnilingus (rangsangan di klitoris), orgasme anal dan masturbasi tidak terpengaruh oleh tingkat sensitivitas ujung jari.

Keterkaitan antara kedua hal yang nyaris tidak ada hubungannya itu juga hanya ditemukan pada jenis kelamin perempuan. Hingga kini para peneliti belum bisa menjelaskan dengan pasti mengapa keterkaitan semacam itu tidak terjadi pada laki-laki.

Untungnya sensitivitas tubuh secara umum bukanlah sesuatu yang permanen, melainkan bisa dilatih. Artinya para perempuan yang jarinya kurang sensitif masih bisa meningkatkan peluang untuk lebih sering merasakan orgasme.

"Sensasi orgasme bukan cuma soal kualitas rangsangan dan reseptor atau penerima rangsangan, otak juga berperan. Jika seseorang bisa memusatkan perhatian pada rangsangan itu maka sensasi yang dirasakannya akan lebih nikmat," ujar salah satu peneliti, Stuart Brody seperti dikutip dari Msnbc, Kamis (18/11/2010). Baca Selengkapnya...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...